Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Leflet 2026 - mengenal Therapi Wicara (TW) (22/7/2026)

Dokumentasi - Leflet 2026 - Up Date Leflet IRM

 

🗣️ Pelayanan Terapi Wicara RSUD Banyumas

📝 Sekilas Tentang Terapi Wicara

 

Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan komunikasi untuk menjembatani dirinya dengan dunia luar. Dengan komunikasi, manusia dapat menyampaikan ide, informasi, pemikiran, pengalaman, dan perasaannya kepada orang lain melalui simbol-simbol ujaran, isyarat, mimik, maupun tulisan.

Simbol ujaran merupakan bunyi-bunyi yang dihasilkan dari alat ucap yang diujarkan berulang-ulang, menjadi kebiasaan, hingga akhirnya disepakati menjadi bahasa. Akan tetapi, tidak sedikit di sekitar kita yang mengalami kesulitan atau keterbatasan dalam mengekspresikan pemikiran/bahasanya, sehingga menghambat proses interaksi sosial.

Melihat pentingnya komunikasi, cabang keilmuan terus berkembang untuk membantu mengatasi masalah tersebut. Pelayanan Terapi Wicara hadir sebagai salah satu solusinya.

 

🤔 Apa itu Terapi Wicara?

 

Terapi Wicara adalah salah satu bentuk pelayanan rehabilitasi medik yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, mencakup bidang:

  • 🗣️ Wicara

  • 💬 Bahasa

  • 🎵 Suara

  • ⏱️ Irama & Kelancaran

Pelayanan ini diperuntukkan bagi pasien anak-anak maupun dewasa.

 

👥 Siapa saja yang Memerlukan Terapi Wicara?

 

Terapi wicara diperuntukkan bagi individu dengan kondisi atau gangguan seperti :

  • 🧩 Kondisi Perkembangan & Saraf: Autisme, ADD, ADHD, Down Syndrome, gangguan intelektual, serta Cerebral Palsy.

  • 👂 Gangguan Pendengaran: Pasien dengan penurunan atau kehilangan fungsi pendengaran.

  • 👄 Kelainan Kelainan Struktur/Anatomi Mulut: Cleft lip (bibir sumbing), Cleft palate (celah langit-langit), Ankyloglossia (short frenulum / lidah terikat).

  • 🧠 Kondisi Medis Lanjutan: Pasien Afasia (akibat stroke, trauma kepala, atau tumor otak).

  • 🎤 Gangguan Suara & Kelancaran: Pasien dengan gangguan suara, gagap, dan latah.

  • 🍽️ Disfagia: Gangguan kemampuan menelan makanan/minuman.

  • 📌 Kasus Lainnya: Semua indikasi gangguan komunikasi yang meliputi aspek wicara, bahasa, suara, dan irama kelancaran.

     

🧒 Tanda Anak Perlu Menjalani Terapi Wicara

 

Orang tua perlu waspada dan disarankan berkonsultasi jika mendapati tanda-tanda berikut pada anak :

 

  1. Respons Suara : Tidak bereaksi secara normal atau konsisten terhadap suara di sekitarnya.

  2. Keterbatasan Kata : Hanya menggunakan satu suku kata/bunyi tertentu untuk menyebutkan banyak benda atau keinginan.

  3. Pemahaman Bahasa : Saat dibacakan buku dan diminta menunjuk gambar (misal: "kucing"), anak tidak mengerti dan justru membalik halaman.

  4. Sikap/Sifat Pasif : Anak tampak santai dan tidak frustrasi meskipun orang tua tidak memahami apa yang ia inginkan.

  5. Pola Menjawab : Menjawab pertanyaan hanya dengan mengulangi bagian dari pertanyaan Anda (echolalia).

  6. Perkembangan Tertinggal: Perkembangan bicara/bahasa tidak sepadan dengan anak-anak seusianya (tampak lebih muda dari usianya).

  7. Kosa Kata Minim : Menggunakan kosa kata yang jauh lebih sedikit dibandingkan teman sebaya.

  8. Emosional: Anak kerap diejek atau menunjukkan rasa frustrasi tinggi akibat kesulitan berkomunikasi.

     

📅 Jadwal & Lokasi Pelayanan

 

Unit Terapi Wicara – Instalasi Rehabilitasi Medis RSUD Banyumas

 

⏰ Jadwal Pelayanan:

 

  • Senin – Rabu: 08.00 – 13.30 WIB

  • Kamis: 09.00 – 13.30 WIB

  • Jumat: 08.00 – 11.00 WIB

  • Sabtu: 08.00 – 12.30 WIB

     

📞 Informasi & Kontak

 

  • 🏥 Instansi: RSUD Banyumas (PKRS & HUMAS)

  • 📍 Alamat: Jl. Rumah Sakit No. 1, Banyumas 53192, Jawa Tengah

  • ☎️ Telepon: (0281) 796031, 797111

  • 📟 Faks: (0281) 796181 | Pesawat: 122

  • 📱 WhatsApp: 08112522009

  • 🌐 Website: rsudbanyumas.banyumaskab.go.id

  • 📲 Media Sosial (IG / X / FB / YT): @rsudbanyumas / RSUD BANYUMAS 

    "Keselamatan, Kesembuhan & Kepuasan Pelanggan adalah Kebahagiaan Kami"


Ramane Inu
Ramane Inu Desa Pekunden Banyumas

Posting Komentar untuk "Leflet 2026 - mengenal Therapi Wicara (TW) (22/7/2026)"