Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Peringatan HAN Ke-42 di RSUD Banyumas Bersama dr Annisa Spesialis Anak (25/7/2026)


 

Dokumentasi - Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026

Hari Anak Nasional di peringati tiap tanggal 23 Juli di setiap tahunnya. Untuk Tahun 2026 ini Peringatan Hari Anak Nasional di kutip dari laman Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan"

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di tahun ini peringatan yang ke-42, Peringatan HAN menjadi momentum krusial untuk mempertegas komitmen bersama dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. 

Dengan kita memperingati HAN mari kita semua pastikan bahwa anak tumbuh di lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang mereka secara baik.

Peringatan tahun ini menekankan bahwa kasih sayang kepada anak tidak hanya ditunjukkan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam melindungi mereka dari berbagai risiko kekerasan, perundungan (bullying), hingga ancaman di dunia digital.

Anak-anak adalah fondasi masa depan. Menyayangi dan melindungi mereka hari ini adalah investasi terbesar kita untuk membangun masyarakat yang lebih berdaya dan berkarakter di masa depan."


 

Hari ini Sabtu Pon (25/7/2026) RSUD Banyumas menggelar Acara Peringatan HAN, Peringatan ini di isi dengan Pemberian Informasi dan Edukasi Kepada Para Pelanggan (Anak/Pasien/Keluarga) yang sedang Kontrol di Poliklinik Anak RSUD Banyumas.

Kegiatan ini di Fasilitasi oleh Ketua KSM Anak dr. Basalamah, Sp.A(K), di Suport oleh dr. Umi Rakhmawati, Sp.A., Subsp.Neuro(K)

Narasumber - Pemateri : dr. Annisa Noor Anindysari, Sp. A  dan dr. David Wijaya Sutowo (Residen Anak) dan Moderatori oleh Coass Kedokteran UGM - Raffy Ave Nugraha

MAteri yang di sampaikan adalah terkait dengan Pertolongan Pertama di Rumah Saat Anak Sakit, Pengetahuan Kecil, Tindakan Cepat, Anak tetap Sehat dan Selamat."

dr. Annisa menyampaikan tatacara bagaimana cara memberikan Pertolongan Pertama pada :

  • Anak Demam
  • Anak Diare
  • Anak Mimisen
  • Anak Luka Bakar
  • Anak Kejang
  • Anak Tersedak

Misal Anak Demam - Apa yang Harus Kita di Lakukan ?

Berikut ini Panduan Pertolongan Pertama Saat Anak Demam di Rumah

Sebagai orang tua, melihat si kecil tiba-tiba lemas dan berbadan hangat tentu membuat khawatir. Namun, jangan panik terlebih dahulu. 

Demam sebenarnya adalah bentuk mekanisme alami tubuh anak dalam melawan infeksi. 

Hal terpenting yang perlu orang tua lakukan adalah tetap tenang, memantau kondisi anak, dan memastikan ia terhidrasi dengan baik.

Kapan Anak Dikatakan Demam? Anak dikategorikan mengalami demam jika suhu tubuhnya mencapai ≥38∘C. 

Berikut adalah patokan pengukuran suhu berdasarkan area tubuh :

  • Ketiak (aksila): ≥37,5∘C
  • Mulut (oral): ≥37,8∘C
  • Dubur (rektal): ≥38∘C

Langkah Penanganan Pertama di Rumah

Jika si kecil mulai menunjukkan tanda-tanda demam, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan orang tua di rumah :

  • Ukur Suhu Tubuh
    Selalu gunakan termometer untuk memastikan suhu tubuh anak secara akurat, bukan hanya mengandalkan rabaan tangan.

  • Cukupi Kebutuhan Cairan
    Berikan air putih, ASI, atau cairan lainnya lebih sering agar anak tidak mengalami dehidrasi.

  • Pakaian yang Nyaman
    Kenakan pakaian tipis dan berbahan menyerap keringat. Hindari pemakaian selimut tebal atau baju berlapis-lapis karena dapat memerangkap panas tubuh.

  • Obat Penurun Demam
    Berikan obat jika anak tampak tidak nyaman atau rewel, sesuai dengan petunjuk dosis berdasarkan berat badan anak (baca aturan pakai) atau anjuran dokter

    • Paracetamol: Dapat diberikan setiap 4–6 jam.
    • Ibuprofen
      Dapat diberikan setiap 6–8 jam (khusus untuk anak berusia ≥6 bulan).
  • Istirahat Cukup
    Pastikan anak mendapatkan istirahat yang cukup agar proses pemulihan tubuh berjalan lebih cepat.

Kapan Harus Segera ke Dokter atau IGD?

Segera bawa si kecil ke dokter atau instalasi gawat darurat (IGD) apabila ditemukan tanda-tanda bahaya berikut

  • Bayi berusia kurang dari 3 bulan mengalami demam.
  • Demam disertai kejang.
  • Anak mengalami sesak napas atau bernapas sangat cepat.
  • Terjadi penurunan kesadaran atau anak sangat sulit dibangunkan.
  • Muntah terus-menerus hingga tidak ada cairan yang bisa masuk.
  • Anak rewel terus-menerus, sulit minum, atau tampak sangat lemas.
  • Muncul ruam merah yang menyebar di kulit.
  • Demam berlangsung lebih dari 3 hari tanpa ada tanda-tanda membaik.
Catatan Penting:

Jangan pernah memberikan aspirin pada anak, karena obat ini berisiko tinggi menyebabkan Reye's syndrome (kondisi langka namun serius yang dapat merusak hati dan otak). Jika ragu dengan kondisi si kecil, selalu konsultasikan dengan dokter spesialis anak.

 


Setelah Paparan dari dr. Annisa juga ada Demontrasi cara mengatasi Anak Tersedak di berikan contoh tatacaranya oleh dr. David Wijaya Sutowo

 

 

Setelah selesai Praktik Demontrasi tatacara Mengatasi Anak Tersedak, acara di lanjut dengan Diskusi dan tanya jawab, bagi peserta yang aktif di beri Doorprize












 

Salam Sehat, Salam Cemerlang

Sehat Waras Bersama RSUD Banyumas


Ramane Inu
Ramane Inu Desa Pekunden Banyumas

Posting Komentar untuk "Peringatan HAN Ke-42 di RSUD Banyumas Bersama dr Annisa Spesialis Anak (25/7/2026)"