RSUD Banyumas kirim DOkter Spesialis Anak dan Kandungan ke Puskesmas Jatilawang (26/8/2026)
BANYUMAS - Upaya menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Banyumas terus diperkuat melalui kolaborasi antara fasilitas kesehatan tingkat pertama dan rumah sakit rujukan. Puskesmas Jatilawang menggandeng RSUD Banyumas dalam kegiatan pembinaan jejaring klinis sekaligus pemeriksaan bagi ibu hamil serta bayi dan balita dengan risiko tinggi.
Kegiatan berlangsung di Aula Puskesmas Jatilawang, Rabu Kliwon (26/8/2026), dengan menghadirkan dokter spesialis dari RSUD Banyumas. Pemeriksaan ibu hamil risiko tinggi dilakukan oleh dr. Ilham Mandala Putra, Sp.OG, sedangkan pemeriksaan bayi dan balita risiko tinggi dilakukan oleh dr. Annisa Noor Anindyasari, Sp.A.
Hadir dalam kegiatan ini Direktur RSUD Banyumas dr. Widyana Grehastuti, Sp.OG.,m M.Si., Med dan Tim Poneknya, serta Tim dari Promkes dan Humas RSUD Banyumas.
Kepala Puskesmas Jatilawang, dr. Tulus Budi Purwanto, S.H., mengatakan Puskesmas Jatilawang memiliki beban pelayanan yang cukup tinggi karena menjadi salah satu fasilitas kesehatan utama yang melayani masyarakat di 11 desa di Kecamatan Jatilawang.
Di tengah tingginya kebutuhan pelayanan, sistem skrining dan rujukan bagi ibu hamil terus diperkuat.
Direktur RSUD Banyumas, dr. Widyana Grehastuti, Sp.OG, M.Si.Med, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan bagian penting dalam upaya peningkatan mutu layanan kesehatan di Banyumas.
“Angka kematian ibu dan bayi adalah indikator utama keberhasilan pembangunan kesehatan di suatu wilayah,” ujarnya.
Ia menegaskan, jejaring antara puskesmas dan rumah sakit rujukan sangat penting untuk mempercepat konsultasi, deteksi risiko, hingga penanganan pasien.
Saat ini, RSUD Banyumas didukung oleh empat dokter spesialis kebidanan dan kandungan serta lima dokter spesialis anak. Dukungan dokter spesialis tersebut diharapkan semakin memperkuat pelayanan rujukan bagi masyarakat Banyumas.
Dalam kegiatan tersebut, dr. Widyana juga mendorong dokter umum dan bidan desa di wilayah kerja Puskesmas Jatilawang untuk aktif berkomunikasi dengan dokter spesialis RSUD Banyumas ketika menemukan kasus yang membutuhkan konsultasi atau penanganan lebih lanjut.
Koordinasi yang cepat dinilai penting agar pasien berisiko tinggi tidak terlambat mendapatkan pelayanan yang sesuai.
“Jangan ragu untuk berkonsultasi. Koordinasi yang cepat akan menyelamatkan lebih banyak nyawa,” tegasnya.
Kolaborasi RSUD Banyumas dan Puskesmas Jatilawang diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi terus berkembang menjadi jejaring rujukan yang kuat dan berkelanjutan.
Dengan deteksi dini, konsultasi dokter spesialis, serta rujukan yang cepat dan tepat, masyarakat Banyumas diharapkan semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang aman dan berkualitas.
Sinergi tersebut juga sejalan dengan Program Trilas Bupati dan Wakil Bupati Banyumas dalam mendorong pelayanan kesehatan yang paripurna, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Banyumas.
Salam Sehat, Salam Cemerlang
Sehat Waras Bersama RSUD Banyumas





.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)







.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)



.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)



.jpeg)
.jpeg)
Posting Komentar untuk "RSUD Banyumas kirim DOkter Spesialis Anak dan Kandungan ke Puskesmas Jatilawang (26/8/2026)"